Jl. Raden Gunawan, Desa Hajimena, Kec. Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung 35362. Koordinat (-5.365096809784242, 105.22007991311024) https://bpplampung.bppsdmp.pertanian.go.id/

Berita Baca

Images

Panen Pakcoy dan Sawi di Bapeltan Lampung - Bukti Keberhasilan Budidaya Sayuran Segar dan Sehat

Images
  • admin
  • 2 months, 6 days, 1 hour, 27 minutes, 33 seconds ago

Lampung Selatan, 16 November 2025 — Suasana penuh semangat terasa di kawasan lahan praktik Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Lampung saat panen sayuran pakcoy dan sawi dilaksanakan. Tanaman tumbuh subur, hijau, dan siap dipanen berkat perawatan rutin, pendampingan teknis, serta kerja sama tim yang solid. Panen ini bukan sekadar kegiatan biasa, tetapi menjadi bukti nyata bahwa praktik budidaya yang diterapkan berjalan dengan sangat baik dan memberikan hasil optimal.

Pakcoy dan sawi merupakan dua komoditas sayuran yang banyak diminati masyarakat karena rasanya yang segar, kandungan gizi yang tinggi, dan masa tanam yang relatif singkat. Di Bapeltan Lampung, kedua komoditas ini dibudidayakan sebagai bagian dari lahan praktik pembelajaran, sekaligus sarana edukasi untuk meningkatkan keterampilan teknis baik bagi peserta pelatihan maupun pegawai internal.


Hasil Panen yang Memuaskan Berkat Perawatan Rutin

Keberhasilan panen kali ini tidak lepas dari proses perawatan yang dilakukan secara intensif. Mulai dari pengolahan lahan, pemupukan berimbang, pengairan terjadwal, hingga pengendalian hama terpadu — seluruh tahapan dilakukan dengan disiplin. Hasilnya, tanaman tumbuh seragam, sehat, dan memiliki ukuran yang optimal untuk konsumsi.

Tim teknis lapangan menyampaikan bahwa keberhasilan panen ini mencerminkan penerapan Good Agricultural Practices (GAP) yang benar. Dengan pola perawatan yang terarah, risiko serangan hama dapat ditekan sehingga hasil panen tetap terjaga kualitasnya.


Wujud Kolaborasi dan Kerja Sama Tim

Salah satu nilai utama dalam panen kali ini adalah kuatnya kerja sama tim di lingkungan Bapeltan Lampung. Keterlibatan pegawai, tim teknis, dan tenaga pendukung dalam pemeliharaan tanaman menjadi kunci keberhasilan.

Semangat gotong royong ini bukan hanya menghasilkan tanaman yang subur, tetapi juga memperkuat budaya kerja yang positif. Panen dilakukan dengan penuh antusias, sekaligus menjadi momen kebersamaan yang menumbuhkan rasa memiliki terhadap lahan praktik balai.


Segar, Sehat, dan Siap Dinikmati

Sayuran yang dipanen terlihat segar dan berkualitas tinggi, mencerminkan lingkungan budidaya yang terkelola dengan baik. Hasil panen kemudian dimanfaatkan untuk konsumsi internal, edukasi peserta pelatihan, hingga sebagai contoh nyata praktik budidaya sayuran yang efektif.

Panen ini juga menjadi bentuk komitmen Bapeltan Lampung dalam mendukung ketersediaan pangan lokal yang sehat dan bernutrisi, sekaligus memberikan pengalaman langsung kepada peserta pelatihan tentang bagaimana menerapkan teknologi pertanian yang tepat guna.


Pembelajaran Nyata bagi Peserta Pelatihan

Sebagai lembaga pelatihan, praktik seperti ini menjadi sarana bagi peserta untuk memahami secara langsung teori budidaya sayuran. Mereka dapat belajar:

  • teknik semai dan transplanting yang benar,

  • penggunaan pupuk organik dan anorganik secara tepat,

  • teknik penyiraman efisien,

  • hingga cara memanen yang baik agar tidak merusak tanaman.

Dengan demikian, panen ini tidak hanya menghasilkan produk sayuran berkualitas, tetapi juga menghasilkan SDM pertanian yang lebih kompeten.


Komitmen Bapeltan Lampung untuk Terus Mengembangkan Budidaya Hortikultura

Bapeltan Lampung berkomitmen untuk terus mengembangkan praktik budidaya hortikultura sebagai bagian dari pembelajaran dan inovasi pertanian. Panen pakcoy dan sawi kali ini menjadi momentum penting untuk memperkuat penerapan teknologi budidaya yang efisien, ramah lingkungan, dan mudah diterapkan oleh petani.

Ke depan, berbagai pengembangan teknologi seperti pengairan otomatis, pemupukan presisi, dan penggunaan mulsa organik akan terus dikembangkan agar hasil panen semakin meningkat.


Dengan panen yang sukses ini, Bapeltan Lampung membuktikan bahwa pengelolaan lahan praktik yang baik mampu menghasilkan sayuran yang segar, sehat, dan berkualitas tinggi. Semoga keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi masyarakat dan peserta pelatihan untuk terus mengembangkan pertanian yang produktif, modern, dan berkelanjutan.