Mesuji, 5 September 2025 – Kementerian Pertanian melalui Program Optimasi Lahan Rawa (OPLAH) terus memperkuat ketahanan pangan nasional dengan menggelar panen dan tanam serentak di 12 provinsi, salah satunya di Desa Penangkal Mas, Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung, Jumat (5/9/2025). Kegiatan ini berlangsung di hamparan seluas 1.050 hektare dengan hasil panen mencapai 5 ton per hektare serta target peningkatan Indeks Pertanaman (IP) dari 2 menjadi 3 kali tanam per tahun.
Acara ini dihadiri oleh Bupati Mesuji Hj. Elfianah, Gubernur Lampung yang diwakili Kepala Dinas KPTPH Provinsi Lampung Elvira Umihanni, Direktur Hortikultura Kementerian Pertanian Muhammad Taufiq Ratule, jajaran Forkopimda Kabupaten Mesuji, Ketua DPRD Mesuji, Kepala BRMP Lampung, Kepala Bulog Mesuji, serta Kepala Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Lampung.
Dalam sambutannya, Bupati Mesuji Hj. Elfianah menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat. "Kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Kementerian Pertanian atas bantuan yang telah diberikan kepada Kabupaten Mesuji, khususnya melalui program optimasi lahan pada tahun 2024. Ke depan, kami berharap sinergi ini terus berlanjut demi peningkatan produksi pangan dan kesejahteraan petani di Mesuji," ujarnya.
Kepala Dinas KPTPH Provinsi Lampung Elvira Umihanni, mewakili Gubernur Lampung, menyatakan dukungan penuh pemerintah provinsi terhadap keberlanjutan program ini. "Program OPLAH telah terbukti memberikan dampak positif bagi produksi pangan Lampung. Kami berkomitmen untuk terus mendukung langkah Kementerian Pertanian dalam mengoptimalkan lahan rawa dan memperkuat ketahanan pangan daerah," tuturnya.
Sementara itu, Direktur Hortikultura Kementerian Pertanian Muhammad Taufiq Ratule dalam arahannya menekankan pentingnya keberlanjutan pengelolaan lahan bagi petani. "Kami mendorong para petani untuk terus menanam dan mengelola lahan secara berkelanjutan. Dengan memanfaatkan lahan secara optimal, dan menerapkan teknologi pertanian yang tepat, produksi pangan nasional dapat terus ditingkatkan. Pemerintah akan terus memberikan dukungan berupa pendampingan teknis, dan bantuan sarana produksi, agar hasil panen dapat memberikan nilai tambah yang lebih besar dan berkontribusi bagi swasembada pangan nasional," ujarnya.
Kepala Bapeltan Lampung Adi Destriadi Sutisna yang turut hadir menambahkan, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada panen dan tanam, tetapi juga mencakup pendampingan teknis, pelatihan, dan peningkatan kapasitas petani melalui Brigade Pangan serta penyuluh pertanian di lokasi OPLAH. "Kami akan terus mengawal dan mendukung para petani melalui bimbingan teknis dan pelatihan berkelanjutan agar lahan rawa dapat dimanfaatkan secara optimal," ujarnya.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan petani dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional melalui pemanfaatan optimal lahan rawa di Indonesia.
Balai Pelatihan Pertanian Lampung – Terdepan Memberi Manfaat !