Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan harga dan stok bahan pangan pokok di sejumlah pasar di Provinsi Lampung dalam kondisi aman. Hal itu sebagaimana terpantau di Pasar Natar san Pasar Jatimulyo. Dari pantauan di lapangan, ketersediaan san harga bahan pangan pokok terbilang aman.

Sebagaimana diketahui, untuk memastikan bahan pangan pokok tetap tersedia selama Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri, Kementan membentuk Tim Pengawalan dan Monitoring Ketersediaan dan Harga Bahan Pangan Pokok. Hal itu dimaksudkan untuk mengecek ketersediaan dan harga bahan pangan pokok saat Ramadan dan jelang Idul Fitri 1443 H.

Bahan pokok tersebut meliputi 12 komoditas yaitu beras, jagung, kedelai, bawang merah, bawang putih, cabai merah keriting, cabai rawit merah, daging sapi, daging ayam ras, telur ayam ras, gula pasir, dan minyak goreng.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, pemantauan ketersediaan dan harga bahan pangan pokok ini penting untuk memastikan agar kebutuhan rakyat tak terganggu.

“Kami ingin memastikan kebutuhan mendasar masyarakat tak terganggu sama sekali. Jika ada sesuatu, agar segera ditanggulangi di lapangan, sehingga masyarakat tetap tenang,” kata Menteri SYL.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumbet Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi menyatakan hal senada. Menurutnya, ketersediaan pangan tak boleh terganggu sama sekali. “Kebutuhan mendasar masyarakat tak boleh terganggu,” kata Dedi.

Oleh karenanya, pemantauan ini diharapkan dapat dengan cepat menanggulangi segala hal yang berkaitan dengan ketersediaan bahan pangan pokok masyarakat. “Hal ini tentu sejalan dengan tujuan pembangunan pertanian nasional. Kami memastikan petani dan penyukuh turun ke lapangan agar ketahanan pangan nasional kita terjaga,” katanya.

Pusat Pelatihan Pertanian yang mendapatkan tugas untuk mengawal wilayah Provinsi Lampung beserta UPT yang ditunjuk segera melakukan konsolidasi dan koordinasi dengan seluruh Dinas Pertanian Provisi dan Kabupaten/Kota di wilayah Lampung.
Menindaklanjuti dari pembentukan tim tersebut, Tim BPP Lampung dan Kepala Bidang Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lampung Selatan melakukan monitoring ketersediaan pangan pada Sabtu (16/4/2022).

Berdasarkan hasil monitoring di Pasar Natar dan Pasar Jatimulyo diperoleh data bahwa ketersediaan bahan pokok di Kabupaten Lampung Selatan aman. Adapun harga beberapa bahan pokok yaitu beras berkisar antara Rp9.800-Rp11.000 per kg. Sedangkan bawang merah dan bawang putih berkisar di harga Rp22.000-Rp30.000 per kg, untuk cabai besar di harga Rp25.000 per kg dan cabai rawit Rp25.000-Rp28.000 per kg. Untuk harga gula pasir dan minyak goreng berada pada harga Rp13.000 per kg dan Rp24.000 per liter. Harga daging sapi Rp140.000 per kg, daging ayam Rp35.000 per ekor, telur ayam Rp23.000 per kg. Sedangkan untuk kedelai berada di harga Rp13.000-Rp18.000 per kg.

Hasil monitoring tersebut kemudian dilaporkan secara langsung kepada Kepala Pusat Pelatihan Pertanian BPPSDMP Kementan, Leli Nuryati. Leli meminta kepada masing-masing PJ kabupaten/kota terus melakukan monitoring dan updating data terkait ketersediaan stok. “Diharapkan kegiatan ini dapat terus memantau ketersediaan dan harga bahan pokok agar masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok yang mereka butuhkan sehari-hari dengan harga yang terjangkau,” kata Leli.***