LAMPUNG: Balai Pelatihan Pertanian (BPP) Lampung melakukan Softlaunching Pelatihan Kewirausahaan Nasional pada Senin, 6 September 2021. Softlounching ini dilaksanakan di dua tempat, di Balai Pelatihan Pertanian Lampung dan di P4S Mandiri Sejahtera Kabupaten Lampung Selatan.

Kegiatan yang dibuka  serentak, oleh Menteri Pertanian SYL, diikuti para Duta Petani Milenial dan Duta Petani Andalan seluruh Indonesia. Pelatihan ini akan dilaksanakan selama seminggu ke depan.

Menurut Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL), seseorang yang bisa berubah untuk beradaptasi dengan lingkungan, adalah orang yang mampu bertahan dalam siklus kehidupan.

“Saya kira pelaksanaan pelatihan ini merupakan respons kita terhadap tantangan perubahan kehidupan. Oleh karena itu, saya sangat berterima kasih kepada Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian dan seluruh jajarannya, seluruh Kepala UPT yang hadir dari 10 UPT Pelatihan yang tersebar di seluruh Indonesia. Terima kasih kepada seluruh petani Milenial, petani andalan dan seluruh petani di Indonesia,” katanya

Mentan SYL menambahkan, yang sedangkan dilakukan Kementerian Pertanian saat ini merupakan proses adaptasi terhadap perubahan zaman.

“Petani Milenial adalah cikal bakal ketahanan bangsa. Karena kalianlah yang akan meneruskan perjuangan dalam menyediakan pangan bangsa! Negara boleh maju di bidang Militer, negara bisa maju di bidang Perindustrian, tapi semua itu tidak akan mungkin bisa terwujud apabila masyarakatnya kelaparan!” demikian SYL menegaskan.

Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursayamsi, mengatakan Mentan sangat senang sekali bisa berjumpa dengan petani milenial dan petani andalan.

“Kegiatan ini adalah salah satu momen bagi Menteri Pertanian untuk bisa menjumpai petani milenial dan petani andalan. Seperti kita semua ketahui, regenerasi petani menjadi salah satu fokus Kementerian Pertanian,” katanya.

Pelatihan ini dilaksanakan dengan 2 metode pelaksanaan. Pada tahap I yang dilaksanakan hingga Minggu ke-2 mendatang, proses pelatihan dilaksanakan secara blended learning. Sedangkan pada tahap II dilaksanakan secara online.

Hadir dalam kegiatan itu Kepala Balai Pelatihan Pertanian Lampung, Abdul Roni Angkat, bersama seluruh jajarannya di tengah tengah peserta Pelatihan Kewirausahaan Nasional

Abdul Roni Angkat sangat mendukung Pelatihan Kewirausahaan Nasional ini. Abdul Roni dengan antusias mempersiapkan Pelaksanaan Pelatihan Kewirausahaan Nasional ini.
“Tujuan pelatihan ini ada membekali peserta dengan pemahaman bagaimana strategi pengembangan usaha yang nanti akan dikembangkan oleh Peserta di lokasi usahanya masing masing,” katanya