Pesawaran – Peningkatan kapasitas penyuluh dilakukan di Kabupaten Pesawaran, Lampung. Penguatan dilakukan dalam Evaluasi Kinerja Tenaga Kontrak dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang dilakukan Kementerian Pertanian melalui Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan).

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo mengatakan, penyuluh pertanian adalah garda terdepan pembangunan pertanian.

“Penyuluh juga pendamping dan pengawal petani di lapangan. Oleh karena itu, penyuluh harus diberikan perhatian, baik nasib maupun kesejahteraanya. Hal ini yang bisa membuat mereka maksimal dalam mengawal kedaulatan pangan nasional,” kata dia.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, juga menekankan pentingnya peran penyuluh. Terlebih penyuluh harus terus mendampingi petani, serta harus memastikan stabilitas produksi pangan tetap terjaga.

“Penyuluh harus hadir dalam mendampingi petani, memberikan solusi yang di hadapi oleh petani dilapangan,” ujar Dedi

Penguatan penyuluh ini dilakukan juga di Provinsi Lampung. Peningkatan kapasitas penyuluh pertanian dilakukan melalui pelaksanaan Evaluasi Kinerja Tenaga Kontrak dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) oleh Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Lampung yang merupakan UPT BPPSDMP.

Kegiatan dilaksanakan di Gedung Serba Guna (GSG) Kabupaten Pesawaran, 2-4 Februari 2021.

Kegiatan Evaluasi Kinerja Tenaga Kontrak dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dibuka oleh Bupati Pesawaran yang diwakili oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Pemerintah Kabupaten Pesawaran, Heriyansyah.

Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Pesawaran sangat mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Evaluasi Kinerja Tenaga Kontrak dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Kabupaten Pesawaran sangat mendukung Pembangunan Pertanian. Termasuk dengan meningkatkan kapasitas tenaga penyuluh pertanian di Kabupaten Pesawaran,” ujar Heriyansyah.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pesawaran, Anca Martha Utama, menyampaikan bahwa kegiatan evaluasi ini dilakukan untuk mengukur sejauh mana kapasitas tenaga kontrak dan penyuluh pertanian lapangan.

“Dengan adanya kegiatan evaluasi ini, diharapkan dapat mengukur kapasitas penyuluh pertanian lapangan yang ada di Kabupaten Pesawaran. Dan kami berharap, kerjasama dengan Balai Pelatihan Pertanian Lampung dapat terus berlanjut. Terutama sebagai tindak lanjut terhadap pelaksanaan kegiatan evaluasi ini,” kata Anca.