Kementerian Pertanian, melalui Balai Pelatihan Pertanian (BPP) Lampung ,memanfaatkan Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi SDM pertanian. salah satunya P4S Tunas Baru Bangka Tengah yang dikembangkan programnya dengan pelatihan dan permagangan pertanian terpadu (Intergrasi Budidaya Kelapa sawit dan ternak sapi).
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, saat ini pertanian menghadapi tantangan yaitu untuk mencukupi pangan nabati dan pangan hewani bagi seluruh rakyat Indonesia.
“Karena itu harus dipastikan ketersediaan pangan tersebut di seluruh tanah air. Ketahanan pangan bisa ditempuh melalui pendampingan petani untuk meningkatkan produksi.” katanya.
Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kemetan, Dedi Nursyamsi, menyampaikan bahwa P4S sebagai pusat pembelajaran dari petani untuk petani, memegang peranan penting dalam pembangunan pertanian.
“Khususnya dalam memenuhi kecukupan kebutuhan pangan rakyat Indonesia. Pengembangan Pertanian modern dengan memanfaat teknologi informasi harus senantiasa dilakukan, sehingga dapat meningkatkan perekonomian petani, walaupun kita masih didera wabah Covid 19,” ujarnya.
Dedi juga mengharapkan sistem ini dapat direplikasi keseluruh wilayah Indonesia.
“P4S sebagai pusat pembelajaran bagi petani harus mampu terus menerus berkreativitas untuk peningkatan kuantitas dan kualitas produk pertanian dan peternakan dengan memanfaatkan kemajuan teknologi dan informasi. Sehingga muncul banyak pemuda tani atau petani milenial yang kreatif dan inovatif lainnya dalam mengembangkan usaha di sektor pertanian dan peternakan,” katanya.
P4S Tunas Baru berdiri pada tahun 2018 dan saat ini komoditi unggulannya adalah intergrasi budidaya kelapa sawit dengan ternak sapi.
Kepala Balai Pelatihan Pertanian (BPP) Lampung Abdul Roni Angkat, didampingi Sub koordinator Program dan Evaluasi Feri Setyawan, menyerahkan bantuan berupa sarana dan prasarana kepada P4S klasifikasi Madya, yaitu Tunas Baru, di desa Sungai Selatan, Kecamatan Sungai Selan, Kabupaten Bangka Tengah.
Bantuan yang diberikan berupa papan tulis, meja, kursi, sound system, proyektor, laptop, printer dan layer proyektor. “Semoga bantuan ini dapat membantu dan meningkatkan kualitas belajar dan pendampingan petani di P4S Mandiri Sejahtera,” ujar Abdul Roni.
Nur Rohim Asyafuq, Ketua P4S Tunas baru mengucapakan terimakasih Kementerian Pertanian atas bantuan yang telah diterimanya.
“Yang ditawarkan P4S Tunas Baru seperti Pelatihan Pertanian Terpadu untuk Menunjang Kemandirian Pangan dan Energi di Perdesaan, Pemanfaatan Limbah Menjadi Pupuk Organik, Rumah Kompos, dan ternak sapi,” katanya.
Pada kesempatan tersebut juga hadir wakil bupati bangka tengah Herry Erfian, Kepala Dinas Tanaman Pangan Edi Romdhoni, Kepala BPTP Bangka Belitung, Perwakilan Deputi Bank Indonesia Bangka Belitung, Kabid Penyuluhan Dinas Pertanian dna Ketahan Pangan, Camat Sungaiselan, penyuluh pendamping dan ketua beserta anggota P4S Tunas baru.