BANDAR LAMPUNG: Pengembangan kemampuan terhadap SDM pertanian dilakukan BPP Lampung. Peningkatan tersebut dilakukan BPP Lampung melalui Pelatihan Menulis Buku Ilmiah bagi Pemula, 23 – 24 Agustus 2021, di Balai Pelatihan Pertanian Lampung.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo memberikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut.

“Kita ingin SDM pertanian memiliki kualitas dan daya saing. Oleh karena itu, pengembangan kemampuan dan pengetahuan SDM Pertanian harus terus dilakukan,” tutur Mentan SYL.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, mengutarakan hal yang sama.

“Pelatihan Menulis Buku Ilmiah bagi Pemula yang dilaksanakan BPP Lampung, diikuti mahasiswa yang sedang melakukan kegiatan magang di BPP Lampung , yaitu berasal dari Universitas Lampung, Umitra Lampung, dan Universitas Teknokrat Lampung, dengan total peserta sebanyak 33 orang,” katanya.

Pelatihan dibuka langsung Kepala BPP Lampung, Abdul Roni Angkat. Dalam sambutannya, Abdul Roni mengajak para mahasiswa untuk tidak malas untuk menulis.

“Menulis itu tidak susah, tapi juga tidak mudah. Jangan takut menulis. Tulis saja apa yang ada di pikiran kita. Dapet ide sedikit, tulis. Ada ide lagi tulis. Tidak usah khawatir tulisan kita jelek atau kalimatnya salah. Tulis saja terus, baru terakhir kita rapikan, mana yang kurang mana yang kelebihan,” katanya.

Abdul Roni berharap, dari pelatihan ini akan lahir cikal bakal penulis penulis muda yang kreatif, inovatif dan solutif khususnya di bidang pertanian.

Pelatih menulis yang melibatkan Widyaiswara BPP Lampung sebagai pemateri, bertujuan untuk menumbuhkan minat mahasiswa dalam menulis buku ilmiah.

Pelatihan ini memberikan pemahaman tentang teknik dasar penulisan karya tulis ilmiah dalam bentuk buku. Materi yang disampaikan antara lain kaidah penulisan ilmiah, teknik menulis buku ilmiah dan pengembangan karakteristik penulis.