Bandar Lampung, (8/9/2021), Balai Pelatihan Pertanian Lampung melaksanakan penutupan sesi offline pelaksanaan Pelatihan Kewirausahaan Nasional bagi Duta Petani Milenial dan Duta Petani Andalan. Kegiatan yang dihadiri Koordinator Kelompok Program dan Kerjasama Pelatihan, Ramadani Saputra dan Kepala Balai Pelatihan Lampung, Abdul Roni Angkat ini diikuti oleh 100 orang peserta pelatihan.

Abdul Roni Angkat menyampaikan bahwa peserta pelatihan yang ikut sesi offline ini sangat beruntung.
“Bapak Ibu semua telah ditetapkan oleh Menteri Pertanian sebagai Duta Petani Milenial (DPA) dan Duta Petani Andalan (DPA)! Dan Bapak Ibu sekalian diberi kesempatan untuk menghadiri kegiatan pelatihan secara tatap muka langsung di Balai Pelatihan Pertanian Lampung!” demikian pernyataan Abdul Roni disambut gembira oleh peserta pelatihan.

Abdul Roni Angkat mengharapkan agar setelah kembali ke daerah masing- masing, peserta dapat mengembangkan dan memperkuat usahatani dan kelembagaan taninya.

Kedepan, Kepala Balai alumnus Institut Pertanian Bogor mengharapkan dengan kemandirian dan ketangguhan baik usahatani dan kelembagaannya, DPA dan DPM yang menjadi peserta pelatihan ini dapat terus mengembangkan usahanya hingga ke kancah Internasional.

“Potensi ke depannya, Bapak Ibu dapat dijadikan sebagai narasumber dan praktisi dalam memotivasi calon calon pengusaha pertanian milenial lainnya. Sehingga ketuk tular keberhasilan pertanian dapat berkembang dan meluas ke seluruh wilayah Indonesia!” demikian Abdul Roni sebelum menutup secara resmi kegiatan pelatihan sesi offline.

Dalam kesempatan ini, perwakilan peserta yang diwakili oleh Warjito, Duta Petani Andalan dari Lampung Barat, menyampaikan bahwa dengan adanya pelatihan ini, sangat bermanfaat terutama dalam berbagi pengalaman dan menambah wawasan dalam pengembangan usahatani yang mereka kembangkan di daerah masing-masing.
Bravo DPA dan DPM Indonesia!!