PALEMBANG – Meski dikenal sebagai salah satu daerah pertambangan yang mahsyur, Sumatera Selatan merupakan propinsi yang mempunyai topografi beragam sehingga sangat potensial bila diberdayakan sebagai wilayah pertanian. Terbukti dengan adanya beberapa wilayah di Sumsel yang sudah terkenal dengan icon buah-buahan atau produk pertanian khasnya, seperti nanas di prabumulih, dukuh di komering, teh di pagar alam dan lain sebagainya.

Kementerian Pertanian (Kementan) selalu serius  dalam menangani hal-hal terkait peningkatan Sumber Daya Pertanian dan nilai tambah usaha tani. Membicarakan pertanian pasti akan sampai pada bahasan mengenai kesejahteraan pelaku usaha tani. Kementan melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) terus mengoptimalkan peran dari Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) sebagai salah satu lembaga yang bersinergi dengan Unit Pelayanan Teknis (UPT) dari BPPSDMP untuk memberdayakan masyarakat tani  di wilayahnya.

Balai Pelatihan Pertanian (BPP) Lampung selaku UPT di bawah BPPSDMP bertugas sebagai  pembina P4S di empat propinsi yaitu Lampung, Sumatera Selatan, Bengkulu dan Bangka Belitung, bersinergi bersama guna mengoptimalkan  kebermanfaatan P4S di masyarakat luas. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan saat ini kecukupan pangan menjadi tantangan semua lapisan masyarakat, “Ketahanan pangan bisa ditempuh melalui pendampingan petani untuk meningkatkan produksi, turun ke lapangan untuk tanam, olah tanah, panen , mengolah hasil, mendistribusikan hasil panen bersama, sehingga petani mendapat penghasilan yang layak,” ujarnya.

Sementara itu Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi, menjelaskan bahwa P4S nerupakan lembaga pelatihan pertanian dan pedesaan yang didirikan, dimiliki, dan dikelola oleh petani secara swadaya baik perorangan maupun berkelompok yang diharapkan berperan aktif dalam pembangunan pertanian.

“Minimal dalam memenuhi kecukupan pangan masyarakat sekitarnya bahkan diharapkan dapat berkembang keskala yang lebih besar, sehingga dapat meningkatkan perekonomian petani,” katanya.

Pengembagan usaha yang dilakukan P4S di wilayah Sumatera Selatan sangat bervariasi, sebagai contoh yaitu dari pembibitan dan budidaya tanaman perkebunan di P4S Lestari Tani dan P4S Karya Tani, Indralaya, Budidaya tanaman buah jeruk di P4S Azh- Zhaahir Pagar Alam, Pengolahan hasil pertanian di P4S Cakra Farm Prabumulih, dan lainnya. Dalam kegiatan anjang sana antara BPPSDMP dan BPP Lampung ke P4S yang berada di Sumsel diketahui bahwa networking merupakan kunci utama keberhasilan dalam mengembangkan usaha baik dibidang pengembangan ekonomi maupun pelatihan/pemagangan.

Kejasama dengan pemerintah daerah juga menjadi topik yang tidak kalah penting. Sinergisme antara pusat, pemerintah daerah, dan P4S sendiri sangat diperlukan untuk mengoptimalkan fungsi dari P4S itu sendiri. Keterlibatan BPP Lampung bersama lembaga Pendidikan (Perguruan Tinggi) juga dirasa penting dalam update teknologi dan keilmuan pertanian yang terbaru. Diharapkan nantinya akan banyak inovasi baru yang muncul sehingga kesejahteraan petani meningkat.